Pengukuran dan Instrumentasi

Pengukuran adalah suatu perbandingan antara besaran dengan besaran lain yang sejenis secara eksperiment dan salah satu besaran dianggap standar. Alat bantu untuk pengukuran dinamakan alat ukur atau instrumen.

  • Pengukuran besaran listrik seperti arus (ampere), tegangan (volt), daya listrik(watt).
  • Pengukuran non listrik seperti suhu, kuat cahaya, tekanan,dll

Instrument  atau alat ukur

Sebuah alat yang digunakan untuk menentukan nilai atau besaran dari suatu kuantitas atau variabel.

Sifat Sifat alat ukur

1.Rantai Kalibrasi dan keterlacakan
2.Kecermatan (Resolution)
3.Kepekaan (Sensitivity)
4.Keterbacaan (Readability)
5.Histerisis (Histerysis)
6.Kepasifan/Keterlambatan reaksi
7.Pergeseran (shifting drift)
8.Kestabilan nol (zero stability)
9.Pengembangan/ketidakpastian (floating)

Rantai Kalibrasi dan keterlacakan

Yaitu membandingkan suatu besaran dengan besaran standart.

Mata rantai kalibrasi

  • Tingkat 1  kalibrasi alat ukur dengan memakai acuan alat ukur standar.
  • Tingkat 2  kalibrasi alat ukur standar dengan memakai acuan alat ukur standar.
  • Tingkat 3  kalibrasi alat ukur standar dengan acuan alat ukur standar dengan tingkatan yang lebih tinggi (standar nasional)
  • Tingkat 4  kalibrasi standar nasional dengan acuan standar internasional

Kecermatan (Resolution)

Pembacaan alat ukur yang didasarkan skala yang terdapat pada alat ukur.

Kepekaan (Sensitivity)

Yaitu kemampuan alat ukur untuk menerima, mengubah dan meneruskan isyarat sensor (dari sensor menuju ke bagian penunjuk,pencatat, atau pengolah data pengukuran). Contoh  Volt meter ( dari pembacaan tegangan  menuju ke skala yang untuk mengolah dan ke bagian pecatat yang berupa bergeraknya jarum.

Keterbacaan (readability)

Pengamat dapat membaca nilai dari alat ukur dengan lebih mudah dan cepat.

Histerisis (Histerysis)

Adalah perbedaan atau penyimpangan yang timbul sewaktu dilakukan pengukuran secara berkesinambungan dari dua arah yang berlawanan. Mulai dari minimun (nol) sampai maksimum. Cara Supaya histerisis tidak terjadi adalah gesekan antara poros dan bantalan harus dihilangkan atau setidak-tidaknya diperkecil.

Kepasifan / Kelambatan Reaksi

Kepasifan yang rendah sangat menguntungkan sebab alat ukur cepat reaksinya.

Contoh

  • Pada alat ukur jenis mekanik yang disebabkan oleh pengaruh kelembaban misalnya besarnya masa komponen dan pegas tidak elastik sempurna.
  • Pada alat pneumatik dengan sistem tekanan balik yaitu apabila pipaelastik yang menghubungkan sensor dengan runga pelantara terlalu panjang. Karena volume udara (yang di ukur terlalu besar tekanannya)
  • Pada alat ukur jenis elektrik atau opto elektrik jika kecepatan komponen yang di ukur jarak getarannya melebihi kecepatan maksimum sesuai dengan kemampuan/kecepatan penghitung elekroniknya. Sensor tak sampai pada penunjuk digital.

Pergeseran (Shift Drift)

Pergeseran yaitu apabila jarum penunjuk atau pena pencatat bergeser dari posisi yang semestinya. Disebabkan karena perubahan temperatur di dalam alat ukur tersebut yang memperngaruhi sifat-sifat komponennya yang kualitas rendah atau mengalami penuaan

Kestabilan Nol (Zero Stability)

Kestabilan mengalami pergeseran yang di sebabkan bergesernya pencatatan yang di sebabkan seperti kasus pergeseran. Yaitu jarum penunjuk tidak berada pada posisi nol.Untuk sistem pengukuran geometrik penyebab ketidak stabilan nol umumnya karena ketidakkakuan sistem pemegang alat ukur atau benda ukur, kelonggaran sistem pengencangan atau keausan sistem pemosisi(alat bantu rekam posisi)

Pengambangan/ketidak pastian (floating)

Pengambangan terjadi apabila jarum penunjuk selalu berubah ubah posisinya (bergetar) atau angka terakhir (paling kanan penunjuk digital berubah-ubah. Semakin peka alat ukur kemungkinan terjadinya pengambangan sewaktu proses pengukuran. Oleh karena itu alat ukur yang mempunyai kepekaan yang sangat peka harus digunakan secara seksama dan getaran pada sistem pengukuran tidak boleh terjadi.

Untuk download artikel selengkapnya Materi Pengukuran

, ,

  1. Tinggalkan komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: